Tose; Tolak Ketua NU Lubuklinggau “Rekaman Diakui Kebenarannya”

Spread the love

Lubuklinggau – Polemik yang dilontarkan Mantan Ketua GP ANSHOR Lubuklinggau Ahmad Tarsusi mengatas nama Generasi Muda NU didalam kegiatan Muscab NU Kota Lubuklinggau ada indikasi Money Politik bukan tanpa alasan. Pernyataan itu dilontarkan nya berdasar adanya rekaman pembicaraan antara Mazroil dan Sumarsyam setelah Konfercab NU beberapa waktu lalu yang dimilikinya. Minggu (1/12).

Dalam rekaman pembicaraan tersebut, Sumarsyam menanyakan kepada Mazroil selaku ketua Majelis Wilayah Cabang (MWC) Lubuklinggau Timur I, terkait pemberian uang sebelum diselenggarakan nya Konfercab NU.

Sekilas dalam record tersebut Sumarsyam bertanya “Uang itu sebenarnya berapa besaran nya..?.

Kemudian di jawab oleh Mazroil. “Kalau bantuan dari pak Wali melalui Elvaria itu tidak ada dan dari Elvaria sendiri juga tidak ada, jawab Mazroil.

Kemudian diterangkan Mazroil “kalau dari ketua terpilih itu tidak sampai 5 atau 4 juta, sekitar 2 jutaan yang diberikan oleh yang terpilih,” terang Mazroil didalam rekaman suaranya.

Saat di konfirmasi melalui via handpone seluler terkait isi pembicaran dan suara yang mirip dengan nya beredar di media sosial dalam bentuk format video tersebut. Kedua nya membenarka, namun salah satu dari kedua nya beralibi bahwa apa yang dibicarakan tersebut hanya sebuah isu.

Menanggapi polemik yang berkembang akibat dari pernyataan nya di media online, Ahmad Tarsusi mengatakan, “silahkan masyarakat yang menilai”.

Lanjutnya, kalau mendengar isi pembicaraan keduanya, ada mengalir uang sebesar 2 Juta.

“Jika memang benar ada Money Politik didalam kegiatan Muscab NU, ini sangat mencoreng nama baik NU dan Muscab itu sendiri. Hal ini sangat kita sayangkan sebagai generasi Muda NU”, katanya.

Sambung Ahmad Tarsusi alias Tose, sebagai Generasi Muda NU dan juga Demisioner GP Ansor Kota Lubuklinggau, menolak hasil Konfercab PCNU Kota Lubuklinggau beberapa pekan lalu.

“Ini melanggar etika organisai yang didirikan oleh para ulama, kami menolak Ust Ahmadi sebagai ketua terpilih. Kami meminta beliau di diskualipikasi sebagai ketua dan sebagi pengurus Nahdlatul Ulama.Kami juga meminta Konfercab NU di lakukan pemilihan ulang”, ujar nya.

Persoalan ini akan kami bawa ke pengurus Wilayah NU Sumsel dan jika memang benar terjadi Money Politik dalam pemilihan tersebut akan kami bawa juga keranah hukum jika memungkin kan dan memenuhi syarat, tutup nya. (TIM)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tose; Tolak Ketua NU Lubuklinggau “Rekaman Diakui Kebenarannya”"