Tose; Berjuang Bersama Aktivis “Bukan Kepentingan Kelompok”

Spread the love

Lubuklinggau – Adv – Aktivis sekaligus politikus muda Ahmad Tarsusi (Tose) akan mendukung dan memberikan perlawanan terhadap kriminalisasi aktivis. Dukungan ini sebagai bentuk solidaritas sesama aktivis. Jumat (11/10).

Menutut Tose, sesama aktivis kita akan selalu menjaga kekompakan dan persatuan. Namun untuk persoalan Muzanni Firdau, kita lihat dulu konteks nya akan hal apa yang terjadi saat ini.

“Jika aktivis tersebut melakukan fitnah membabi buta terhadap penguasa/pemimpin berbicara tanpa bukti, hal wajar jika pihak pemimpin/penguasa melakukan menuntut balik karena merasa di cemarkan nama baik nya,” katanya.

Lanjutnya, jika itu fitnah dan apa yang dikritisi itu hoax, kemungkinan besar akan mengganggu kinerja dan kenyamanan sang pemimpin dalam menjalankan tugasnya.

“Pemimpin itu bekerja utuk rakyat, bukan utuk satu golongan atau kelompok. Pemimpin juga harus nyaman dan ekstra dalam bekerja biar hasil nya lebih memuaskan,” sampai nya.

Kembali Tose mengatakan, terkait persoalan somasi hukum yang dianggap sebagai kriminalisasi “lihat dulu lah aktivis nya ini murni untuk kepentingan rakyat atau kepentingan segelintir kelompok”.

“Jika aktivis tersebut aktipis murni bebas dari ikatan partai politik wajib kita bela,” tegas nya.

Namun apabila aktivis ini untuk kepentingan partai atau kelompok tertentu, apa yang disampaikan dan difikirkan akan sangat berpengaruh dan dampaknya sangat luas. Saat ini aktivis sangat riskan “jika aktipis sebagai kader partai tertentu yang mengkritisi pemerintah/incumbent. Bisa saja apa yang disampaikan suatu pesanan untuk menjatuhkan popularitas/elektabilitas incumbent sebagai Petahana.

Ditambahkan nya, kepada masyarakat, khususnya Kabupaten Muratara saat ini tengah memasuki tahun politik pemilihan Kepala Daerah 2020-2025. Kepada masyarakat Muratara dan kawan-kawan aktivis untuk dapat berhati-hati dan bijak menggunakan media sosial, himbau nya.

Kami aktivis juga akan mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah/penguasa yang berjuang untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat hingga akhir masa jabatan periode ini hingga tuntas dan berhasil.

Tidak ada salah nya jika menyampaikan saran dan keritik terhadap pemimpin itu dengan cara-cara elegan. Ajak pemimpin untuk bertatap muka (bertemu langsung) agar apa yg kita sampaikan dapat di terima dan di tindak lanjuti oleh pemimpin itu sendiri, tutup nya. (Camiel)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Lubuklinggau
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tose; Berjuang Bersama Aktivis “Bukan Kepentingan Kelompok”"