Terungkap “Camat, Kades dan Adik Bupati” Menurut Caleg Incumben.

Spread the love

Musi Rawas – Srd.net

Tanzilal Azizirrohim, anggota PPK Kecamata Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas undang media adakan Press Release terkait kejelasan hukum tindakan kekerasan terhadap dirinya oleh Camat Dien Candra bersama bodyguard terkait uang penggelembungan suara dua orang caleg untuk DPR Provinsi dan DPR RI dari Partai Nasdem. Kamis (9/5).

Tanzilal mendesak pihak Polres Musi Rawas untuk segera menindak lanjuti kejadian yang menimpa dirinya dan segera menetapkan tersangka untuk menjalani proses hukumnya.

Terungkap, saat Press Release statement Darhan, Kepala Desa Muara Kati Baru, Kecamatan Tiang Pungpung Kepungut (TPK) mengungkapkan bahwa dana kampanye Nopian Fauzi (Uchik) Caleg DPR Provinsi yang dibagikan kepada masyarakat berasal dari Dana Desa.

“Duit sawer yang dibagikan kepada masyarakat dan ke PPK adalah uang Dana Desa,” ujarnya.

Menurutnya, Dana Desa dari sembilan (9) Desa di TPK dipotong langsung oleh staf Kecamatan atas perintah Camat Dien Candra. Kades diwajib kan membantu Caleg Nomor Satu dari Partai Nasdem Dapil Sumsel yakni adik Bupati H Nopian Fauzi (Uchik).

“Uang di setor dan dikumpulkan melalui Ketua Forum Kades. Setiap Kades wajib setor sebesar 13,5 juta untuk membantu dana kampanye adik Bupati Musi Rawas pada Pileg 2019,” ungkap nya.

Terang Danhar, Dia bersama Kades lainnya dikumpulkan langsung oleh Nopian Fauzi (Uchik) di Pendopoan Rumah Dinas Bupati saat kampanye berlangsung agar membantu dirinya untuk jadi DPR,” cerita nya.

Beredarnya pemberitaan keributan antara Camat Dien Candra dan anggota PPK Tanzilal Azizirrohim yang berujung pada tindakan kekerasan dan telah dilaporkan ke Polres Mudi Rawas. AZ, salah satu Caleg Incumben Kabupaten Musi Rawas yang lolos kembali menjadi anggota legislatif 2019-2024 angkat bicara menyoroti perdoalan money politik tersebut.

Menurut AZ, kepala daerah dalam hal ini bupati Musi Rawas Hendra Gunawan semestinya sudah melakukan tindakan tegas atau memberikan sanksi kepada bawahannya yang telah melanggar dan mengangkangi aturan yang berlau.

Netralitas ASN sudah sangat tegas serta rinci dijelaskan dalam ketentuan Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, surat edaran dari Komisi ASN , Menteri PANRB, MenDAGRI BKN, dan Bawaslu RI. Setiap ASN dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada/Pileg/Pilpres.

“Semestinya Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan melakukan tindakan tegas atau memberikan sanksi kepada bawahannya yang telah melanggar aturan. Apal lagi keributan yang terjadi antara Camat dan PPK sudah kasat mata alias nyata adanya dan sudah di ketahui publik,” kata nya.

Lanjut AZ, hendak nya pihak aparat penegak hukum (APH) segera melakukan tindak lanjut melakukan penyelidikan dan penegakan hukum terkait kasus ini. ‘Dari informasi yang berkembang bahwa duit yang dibagikan kepada PPK dan masyarakat itu berasal dari Dana Desa”. Pihak Polres kita minta segera mengusut persoalan ini.

Dana Desa dikucurkan pemerintah untuk kepentingan pembangunan di Desa. Hasil pembangunan dari DD tersebut dapat dimanfaatkan sebesar – besarnya bagi perekonomian masyarakat desa. Sangat naif jika ada tangan kekuasaan memanfaat kan Dana Desa untuk kepentingan pribadi apalagi untuk duit sawer sang Caleg. (TIM).

Bagikan :
Kategori: Uncategorized
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Terungkap “Camat, Kades dan Adik Bupati” Menurut Caleg Incumben."