Tagih Janji Kompensasi Sayit Segel PT. DAM

0 154
Spread the love

MUSIRAWAS SRD.NET

Somasi yang dilakukan tidak digubris oleh PT Dapo Agro Makmur (DAM), Sayit Mulyadi melakukan status Quo atau pengosongan aktivitas kantor (Barak Gembong PT.DAM Estate Raksa Budi).

Sayit Mulyadi mengatakan dirinya sudah memiliki itikad baik,akan tetapi hingga waktu yang ditentukan,pihak perusaan tidak ada keputusan yang baik.

“hingga saat ini,pihak perusahaan tidak ada keputusan,padahal surat somasi diberikan sudah Satu bulan lebih”,katanya

Sayit Menambahkan, pada pukul 15.00 Wib (Kamis 06/28),dirinya telah memasang segel di pintu barak gembong PT DAM estate Raksa Budi yang dijadikan perusahaan menjadi kantor kebun dan memberhentikan aktivitas didalamnya setelah adanya Berita Acara didalam pertemuan dikantor kebun (Barak Gembong PT DAM estate Raksa Budi).

“Kantor kebun (Barak Gembong PT DAM estate Raksa Budi ) disegel,aktivitas kantor dihentikan,akan tetapi masih memberikan izin terhadap Anggota Brimob dan Anggota Security untuk melakukan pengamanan”,tambahnya.

Selain itu,Sayit juga memasang plang pemberitahuan didepan kantor kebun (Barak Gembong PT DAM estate Raksa Budi ) dengan tulisan Dilarang Beraktivitas sebelum ada penyelesaian.

Sayit mengungkapkan, dirinya tidak akan membuka segel dan pemberitahuan di Barak Gembong PT DAM estate Raksa Budi,apabila pihak perusahaan tidak mengganti uang pribadinya, atas kompensasi pembebasan lahan senilai Rp 130.000.000.

“Segel tidak akan dibuka,apabila perusahaan tidak membayar uang kompensasi pembebasan lahan yang telah dijanjikan perusahaan”,tegasnya

Sebelumnya,Mantan Koordinator Lapangan (Korlap) PT Dapo Agro Makmur (DAM), Sayit Mulyadi meminta pihak perusahaan dapat mengganti uang pribadinya, atas kompensasi pembebasan lahan senilai Rp 130.000.000.

Adapun lahan yang diganti Sayit Mulyadi dengan uang pribadi adalah lahan milik Simbang yang berada di Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura senilai Rp 20.000.000. Selanjutnya lahan milik Dungcik, yang juga berada di Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu, diberi kompensasi senilai Rp 20.000.000.

Kemudian, lahan milik Dosen masih desa yang sama, diganti diberi kompensasi senilai Rp 30.000.000. Dan terakhir lahan milik Tarmizi, yang berada di Desa Pangkalan Tarum, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura, lahan ini diberi kompensasi senilai Rp 60.000.000.
Semua lahan itu diberikan kompensasi oleh Sayit Mulyadi pada 2016 lalu.

Menurut Sayit Mulyadi kompensasi yang dilakukan tersebut atas instruksi dari manajemen PT DAM secara lisan. Agar tidak menghambat pembangunan kantor PT DAM yang berada di dua titik, yakni Desa Pelawe dan Pangkalan Tarum. (Camiel)

Bagikan :
Kategori: Uncategorized
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tagih Janji Kompensasi Sayit Segel PT. DAM"