SPJ dan Tandatangan Palsu RSUD Rupit Naik Status ke Penyidikan

Spread the love

Muratara – Sempat hening, kasus RumahSakit Umum Daerah Rupit kembali mencuat. Pasal nya saat press-release Kejaksaan Negeri Lubuklinggau pada puncak hari Adhyaksa ke-59 Kejari Lubuklinggau release 5 kasus yang ditingkatkan statusnya dari full-baket-penyelidikan ke penyidikan dan dalam waktu dekat pihak Kejari akan merrelease penetapan tersangka dari hasil pemeriksaan kasus yang dilaporkan masyarakat. Rabu (24/7).

Sebelumnya penyidik Kejari Lubuklinggau pernah melayangkan surat panggilan kepada Direktur RSUD Rupit, dr Herlina dan eks Bendahara Umum RSUD Rupit untuk dimintakan keterangannya terkait laporan SPJ dan tandatangan palsu yang dilaporkan oleh elemen masyarakat.

Terkait SPJ dan tandatangan palsu, menurut pihak Kejari Lubuklinggau, dr. Herlina selaku Direktur RSUD Rupit saat di minta keterangannya selalu kooperatif dan akui bahwa ada SPJ dan Tandatangan palsu atas dirinya.

Sementara eks Bendahara Umum RSUD Rupit, Kusuma juga kooperatif saat diminta keterangannya terkait SPJ dan tandatangan palsu yang diduga dilakukan dirinya dalam pencairan kegiatan makan dan minum (makmin) di RSUD Rupit.

Sedangkan eks Durektur RSUD Rupit, dr Jery sendiri saat diminta keterangannya sempat mangkir dari panggilan penyidik Kejari.

“Ya, dr Jery sebelumnya pernah mangkir dari panggilan penyidik. Namun kemarin (14/5) dr Jery datang memenuhi panggilan untuk kita minta keterangannya saat beliau masih menjabat selaku Direktur RSUD Rupit,” uangkap Pidsus, Rabu 16 Mei 2019 lalu.

dr. Jery diperiksa dan dimintai keterangan terkait adanya indikasi penyimpangan kegiatan di RSUD Rupit saat yang bersangkutan menjabat sebagai Direktur RSUD Rupit.

Kasus yang sempat tenggelam ini saat press-release Kejari Lubuklibggau kembali ditingkatkan status nya dari penyelidikan ke penyidikan.

Naik nya kembali kasus ini menurut Febri RB, dirinya meyakinkan ada bukti kuat yang didapat oleh penyidik dari hasil penyelidikan.

“Saya yakin, naiknya status penyelidikan ke penyidikan pada RSUD Rupit Kab Muratara, akan berlanjut kepenetapan tersangka. Kemungkinan ini akan berbarengan dengan penetapan tersangka kasus Lelang Jabatan (929),” ungkap Febri RB. (TIM)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Musi Rawas Utara
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "SPJ dan Tandatangan Palsu RSUD Rupit Naik Status ke Penyidikan"