SPDP Baru Polda Keluar Misteri OTT Segera Terbongkar

0 183
Spread the love

MURATARA,- SRD.NET

Sidang lanjutan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Rumah Makan Pagi Sore Kota Lubuklinggau dengan terdakwa Sekretaris Dinas PUBM Muratara Ardiansyah di PN Tipikor Palembang yang melibatkan Bupati Musi Rawas Utara H. Syarif Hidayat dan Putranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Erwin Syarif yang diduga menerima hadiah fee 15% dari proyek sebesar Rp 1,5 miliar anggaran 2017 terus berlanjut Kamis mendatang dengan dikeluarkannya Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) oleh Polda Sumsel. Rabu (18/7).

Menurut informasi yang beredar persidangan kasus OTT akan dilanjutkan kembali pada hari Kamis mendatang 19 Juli 2018 dan informasi ini dibenarkan oleh pihak Kejari melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) M.Naimullah,

“Benar kamis mendatang akan ada sidang lanjutan kasus OTT di PN. Tipikor Palembang, tetapi belum tahu materi yang akan disidangkan,” kata Naim.

Lanjut Naim, disidang sebelumnya masi mendengarkan keterangan saksi-saksi. Untuk saksi terdakwa Ardiasyah bersikeras tidak mau mengakui kesalahannya. Sedangkan untuk saksi yang mencabut keterangan BAP nya sampai saat ini belum ada, terang Naim.

“Sepengetahuan saya tsampai saat ini idak ada saksi yang mencabut kesaksiannya,” katanya.

OTT Timsus Polda Sumsel terus menjadi perbincangan masyarakat Muratara. Kronologi tertangkapnya Sekretarias PU BM di RM. Pagi Sore, Krimsus mengamankan barang bukti berupa tas dan uang tunai sebesar Rp. 64 juta, handphone, satu unit mobil Kijang Innova nopol BG 1450 Q dan server CCTV.

Dari hasil pemeriksaan, Ardiansyah terbukti menerima suap proyek pengadaan pipa air minum di Kab. Muratara. Dalam sidang selanjutnya beberapa orang saksi yang berkaitan yakni H. Syarif Hidayat, Erwin Syarif, dan Franco Nero Sisce Delgado alias Sisco dan Mahyul dipanggi untuk memberikan keterangan.

Bupati Muratara H. Syarif Hidayat dan putranya dipanggil mengenai keterlibatannya ikut andil dalam hal fee proyek juga pengarahan pemenang dan pembagian proyek di Muratara ketika di dikonfrontir ke Franco Nero Sisce Delgado, SH. Alias Sisco, Bupati Muratara membantah keterlibatannya.
Sedangkan Keterangan Kaban Bappeda Kab. Muratara, Erwin Syarif selaku Saksi di PN Tipikor Palembang memberikan terangan yang bertolak belakang dengan keterangan yang diberikan pihak rekanan, Franco Nero Sisce Delgado selaku Saksi.

Menurut Habib, salah satu masyarakat Muratara berharap kasus ini segera menemui titik terang dan tidak menggagu proses politik dan pembangunan Kabupaten Murata kedepan,

“Kita sangat berharap kasus ini selesai, misteri dalang suap hasil OTT segera terbongkar dan tidak berlama-lama. Jika terbukti segeralah tetapkan siapa tersangka utamanya,”, pungkasnya. (Camiel)

Bagikan :
Kategori: Uncategorized
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "SPDP Baru Polda Keluar Misteri OTT Segera Terbongkar"