SMA/SMK PINDAH PROVINSI URUSAN TAMBAH SUSAH

April 24, 2018
Spread the love

www.srd.net. Semenjak SMA/SMK penangan administerasi di ambil alih pihak provinsi selalu ada persoalan yang timbul dalam dunia pendidikan terutama dalam masalah hak tenaga pendidik . Sejumlah guru honor SMA/SMK sederajat menuturkan kepada kepada Media online suararakyatdaerah.com yang dengan ini sial (Md)

” persoalan urusan khusus nya perhatian pihak Dinas Pendidikan Provinsi yang sudah hampir satu tahun ini untuk urusan Administrasi kita harus ke Palembang terkadang persoalan sangat spele sekedar untuk legalisir ”

” Begitu juga persoalan  anak didik yang akan pindak sekolah keluar daerah dari Linggu- Mura dan Muratara juga harus ke Palembang juga”

” Juga terjadi terhadap lulusan SMA ini sial (Jn) yang mereka mau melegalisir Ijasah untuk keperluan pendaftaran Anggota Panitia Pengawas Pemilu mereka harus juga ke Diknas Provinsi dan selama ini mereka dapat melegalisir pada kantor Disdik setempat.

Ternyata pengambil alih pengelolaan SMA/SMK tersebut oleh Provinsi bukanya mempermudah dan menyelesaikan masalah akan tetapi menambah persoalan baru dalam dunia pendidikan.

Pemerintah Kota/Kabupaten merasa kewenangan sudah diambil provinsi acuh tak acuh dalam persoalan dunia pendidikan seperti Guru Honorer yang tidak menerima honor seperti yang terjadi di Muba dan Muratara dan lagi maraknya Pungli ini di luar dari jangkawan pegawai yang ada.

Dilain hal juga sudah satu tahun ini pihak pengawan yang bertugas di Linggu-Mura-Muratara tidak ada tempat dan UPTD yang melayani kepentingan pegawai yang ada mungkin terlalu sibuk kepala Dinas Diknas Provinsi sampai saat ini belum terbentuk, berbeda dengan Dinas yang lain seperti pertambangan sudah ada UPTD di Kota Lubuklinggau.(red.doc)

Bagikan :