“Mangkir” Trisula Desak Kejari Periksa Plt Kadisdik Irwan Efendi

Spread the love

Suararakyatdaerah.net – Lubuklinggau

Mangkirnya Pejabat Laksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Irwan Effendi dari panggilan Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau kemarin membuat geram gabungan LSM Koalisi Trisula. Bersama hampir ratusan massa Koalisi Trisula kembali seruduk Kantor Kejari Lubuklinggau (kamis, 03/05).

Efendi, Ketua Yayasan Pucuk yang tergabung dalam koalisi Trisula meminta pihak Kejari untuk melakukan panggilan ulang terhadap Plt Kadis Pendidikan Irwan Efendi yang mangkir dari panggilan penyidik untuk dimintakan keterangannya.

“Kita minta pihak Kejari Lubuklinggau melakukan pemanggilan ulang, terhadap Kadisdik Irwan Efendi. Jika tidak datang segera jemput paksa,” pintanya.
.
Koalisi Trisula meminta Plt Kadisdik Musi Rawas Irwan Effendi untuk bertanggungjawab atas dugaan pungutan kepada 283 Kepal Sekolah SD dan SMP tersebut. Kami melihat pungutan itu sangat jelas adanya unsur kesengajaan.

Dia menambahkan, koalisi Trisula akan terus mengawal setiap proses pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejari Lubuklinggau terhadap persoaln pungli ini, tegasnya.

“Dugaan awal kami, adanya perintah Plt Irwan Efendi kepada Rifa’i (PPTK) untuk melakukan pungutan kepada setiap peserta diklat sebesar 3 juta tersebut,” katanya setelah menggelar aksi di halaman Kejari Lubuklinggau.(Jum’at 03/05).

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Memanggil Pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas terkait pungutan kepada 283 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah tahun 2019 sebesar Rp. 3.000.000 per Kepala Sekolah yang kegiatannya diadakan di Hotel Hakmaz Taba beberapa waktu lalu.

Kasi Pidsus Kejari Lubuklinggau, M Iqbal menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil Plt Kadis Pendidikan Irwan Efendi dan Rifa’i selaku Kabid GTK untuk diminta keterangannya. Namun Plt Kadis tidak datang.

“Plt Kadis Pendidikan tidak datang memenuhi panggilan penyidi Kejari, Hanya Kabid GTK Rifa’i dan eks Kabid GTK ibu Rosa yang memenuhi panggilan,” sampai Iqbal.

Ditegaskannya, pihak Kejari Lubuklinggau akan menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap Plt Kadisdik Mura, kata Pidsus.

Sebelumnya, Kabid GTK Disdik Musi Rawas, Rifa’i datang bersama Rosa mantan pejabat Disdik Mura. Keduanya memasuki ruang Pidana Khusus (Pidsus) pukul 14 : 00 WIB hingga pukul 18 : 00 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan keduanya terlihat pucat pasi dan bergegas masuk kedalam mobil masing-masing.

Saat ditanya media, Rifa’i menolak memberikan keterangan “No coment” ucapnya. Begitu juga Rosa enggan memberikan keterangan dan segera memasuki mobilnya “Saya dipanggil untuk dimintakan keterangan, “ya datang”, kata Rosa singkat dan beranjak petgi..

Perlu di ketahui, Plt. Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, Irwan Efendi juga menglaami hal sama terlihat pucat pasi saat berhadapan dengan aksi demo koalisi Trisula di halaman Kantor Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu.

Demo aksi Trisula menuntut pertanggungjawaban atas dugaan pungutan yang dilakukan oleh Plt Kadisdik Irwan Efendi dan Rifa’i selaku PPTK kepada 283 Kepala Sekolah.

Dalam orasinya, kordinator Aksi Efendi Pucuk mendesak dan menuntut agar Bupati Musi Rawas mencopot Plt. Kepala Dinas Pendidikan dari jabatannya sebab mengetahui dan terlibat dalam pungutan tersebut. Koalisi Trisula juga mendesak agar pihak Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil alih kasus tersebut dari pihak Inspektorat.

“Kami minta kepada Bupati Mura H. Hendra Gunawan mencopot Irwan Efendi dari jabatannya selaku Plt. Kadis Pendidikan dan pihak APH segera mengusut kasus pungli oknum Diknas,” desak nya.

Terkait tuduhan pungutan tersebut, dalam keterangan pers nya Irwan Efendi mengatakan bahwa kegiatan sudah berdasar surat edaran. Disaat kegiatan akan dilaksanakan, anggaran dari APBD tidak menvukupi.

“Agar kegiatan tetap terlaksana maka ada 3 opsi yang kita tawarkan. Akhirnya semua setuju dengan opsi kedua yakni kesepakatan kesanggupan menambah biaya dan pungutan itu diketahui oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan,” terang Irwan Efendi.

Irwan Efendi juga siap menjalani proses hukum jika opsi kesepakatan ini melanggar ketentuan. “Saya siap menjalani proses hukum jika ini dianggap melanggar aturan,” Selasa (26/3/2019). Namun sangat berbalik, saat dipanggil pihak Kejari untuk diminta kan keterangannya Irwan Efendi mangkir dari panggilan penyidik. (TIM)

Bagikan :
Kategori: Kabar DaerahTag:
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "“Mangkir” Trisula Desak Kejari Periksa Plt Kadisdik Irwan Efendi"