Kerugian Infrastruktur di Mura Diduga Belum Masuk Kas Daerah

Juli 11, 2019
Spread the love

Musi Rawas – Pemerintah Pusat telah
menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Musi Rawas TA 2018 di Dinas PUBM Mura mencapai 157 M. DAK tersebut untuk belanja modal jalan, irigasi dan jaringan seperti pengadaan peningkatan dan pemeliharaan jalan yang hanya terealisasi sebesar 42,51 %.

Dalam prakteknya pekerjaan peningkatan pemeliharaan jalan dan 
jembatan pada Dinas PUBM banyak terdapat kekurangan volume pekerjaan sehingga daerah dirugikan mencapai 1,3 M.

Berdasarkan data dan pemeriksaan fisik diakui oleh PPK, PPTK, pengawas lapangan Dinas PUBM, konsultan pengawas, pihak inspektorat, dan rekanan bersama BPK terdapat kekurangan volume pekerjaan pada 21 paket pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan jalan Kabupaten Musirawas. Kekurangan volume pekerjaan tersebut antara lain;

Peningkatan dan Pelebaran Ruas Jalan G1. Mataram – Air Deras, Peningkatan Jalan Rejosari-Simpang Tegal Sari, Peningkatan Jalan Simpang Lubuk Besar – Jayaloka – Giriyoso – Sungai Bunut, Peningkatan Jalan Simpang Dangku – Pagar Ayu dan 17 peningkatan jalan lainnya yang ada di Kabupaten Musi Rawas.

Kekurangan volume pekerjaan mencapai 1,3 M ini disebabkan Kepala Dinas PUBM kurang mengawasi dan mengendalikan pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan pada satuan kerjanya. Kekurangan volume menyebabkan kerugian negara dan diduga belum di stor ke kas daerah. Hingga berita ini tayang Kepala Dinas PUBM Musi Rawas belum dapat dihubungi (TIM)

Bagikan :