“Kejutan Cuma Omdo” Kejari Lubuklinggau Didemo GMNI

0 21
Spread the love

Lubuklinggau – Puncak peringatan Hari Adhyaksa ke 59 yang dihadiri Pejabat penting di tiga wilayah yakni Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara. Kepala Kejari Lubuklinggau, Zairidah, undang awak media lakukan press release terkait peningkatan status kasus yang dilaporkan LSM dan masyarakat yang tengah diselidiki penyidik Kejari. Senin (22/7).

Kepala Kejaksaan Negeri H Zairida, SH. M.Hum didampingi Kasi Pidana Khusus Muhammad Iqbal dan Kasi Intel Soemarlin Silitonga mengungkapkan peningkatan status full baket ke penyelidikan naik ketingkat penyidikan. Ke 5 kasus tersebut yakni Lelang Jabatan (929), Rumah Sakit Umum Daerah Rupit, Humas Muratara, Dinas Pendidikan Mura dan Kades Harapan Makmur.

Dikatakan Zairidah, untuk kasus Muratara, ada 2 kasus yang telah dilakukan penyelidikan (lid) dan ditingkatkan ke penyidikan (dik).

“Lelang Jabatan dan RSUD Rupit kita tingkatkan ke penyidikan sementara yang lain, Disdik Mura, Humas Muratara dan Kades Harapan Makmur dari fullbaket kita tingkatkan ke penyelidikan,” sebut Kejari.

Ditempat yang sama, Kasi Pidana Khusus M Iqbal mengungkapkan kepada awak media bahwa dalam waktu dekat ini akan ada penetapan tersangka.

“Mohon untuk sabar dan kita lihat saja, tidak lama lagi akan ada penetapan tersangka,” pinta Pidsus.

Sementara itu, meriahnya hari Adhyaksa ke 59, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau di Demo oleh sekelompok Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Menurut Kordinator Lapangan, Aryo Pandiko saat menyampaikan orasinya meminta agar Kepala Kejari Lubuklinggau segera mundur dari jabatannya.

“Kita anggap kinerja Kepala Kejari Lubuklinggau seperti bedil bulu (senapan bambu) “hanya besar suara dan gaungnya saja buktinya tidak ada satupun terperiksa dijadikan tersangka,” ucapnya.

Hampir setiap minggu kita dengar baik dari Muratara, lubuklinggau dan Musirawas ASN nya diperiksa oleh Kejari. Namun sampai saat ini belum ada tersangkanya, ada apa?

“Kami curiga Kejari Lubuklinggau tidak serius melakukan penindakan karena Kejari tidak pernah meng-ekspos sejauh mana hasil penyelidikan yang mereka lakukan. Sementara kerugian negara semakin bertambah tanpa ada penindakan yang jelas dari penegak hukum,” sindir Aryo.

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, LubuklinggauTag:
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "“Kejutan Cuma Omdo” Kejari Lubuklinggau Didemo GMNI"