Kejari Lubuklinggau Segera Periksa Kembali Kasus Tertunda Pasca Lebaran.

Juni 12, 2019
Spread the love

Suararakyatdaerah.net – Lubuklinggau

Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dalam waktu dekat akan segera melakukan penyelidikan kembali beberapa kasus yang sempat tertunda pasca bulan puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Rabu (12/6)

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Muhammad Iqbal mengungkapkan akan segera melakukan penyelidikan kembali guna mengumpulkan bukti-bukti pelengkap.

“Beberapa kasus tengah dilakukan penyelidikan yakni mencari data dan mengumpulkan data (full data full bucket), jika bukti sudah cukup kuat akan kita lanjutkan ketingkat penyidikan,” ujar Iqbal.

Diantara nya adalah pemalsuan dokumen pada kegiatan di Rumah Sakit Umum Daerah Rupit Kab. Muratara, Pemasangan IPAL untuk Puskesmas di diduga tidak sesuai kualitas pada kegiatan Dinas Kesehatan Kab. Muratara, Penyimpangan kegiatan pada Dinas Pertanian Muratara, Gedung IBS Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau dan kasus pungli Dinas Pendidikan Kab. Musi Rawas, jelasnya.

Tidak hanya kasus yang kita sebutkan diatas, ada kasus kasus yang akan segera dirilis ke publik karena berkasnya sudah lengkap. Saya berharap awak media untuk sabar tutup Iqbal.

Dari beberapa kasus diatas, untuk pemalsuan dokumen di RSUD Rupit pihak terkait sudah dilakukan pemanggilan seperti Direktur RS Rupit dr. Herlina, eks Direktur RS Rupit dr. Jery, eks mantan bendahara Kusuma dan lainnya.

Untuk kasus IPAL Puskesmas yang sudah dipanggil penyidik untuk diminta keterangannya adalah Lismaini selaku PPK dan pihak rekanan. Sedangkan untuk Dinas Pertanian Muratara dan RS Siti Aisyah Lubuklinggau sudah ada yang dimintai keterangan.

Kasus yang cukup hangat yakni pungngutan kepada 283 Kepala Sekolah Se-Kabupaten Musi Rawas pada kegiatan diklat penguatan Kepala Sekolah. Penyidik sudah memanggil Kepala Dinas Pendidikan Irwan Efendi, Kabid GTK Rifa’i, eks Kabid GTK Rosa, Kepala LPPKS dan beberapa Kepala Sekolah yang mengikuti kegiatan diklat di Hotel Hakmaz Taba. (AC)

Bagikan :