Kades Beli Mesin Pasir, Untuk BUMDES Jalan Desa Rusak

0 41
Spread the love

Musi Rawas – Beli mesin pompa pasir untuk galian C usaha Bumdes, Kepala Desa Padu Raksa, Majeni seolah melegalkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Paduraksa mengeksploitasi tambang pasir dan koral di desanya. Akibat aktivitas penambangan yang diduga ilegal ini, menyebabkan infrastruktur jalan masuk Dusun I ke Desa Paduraksa rusak. Selasa (15/10).

Terkait eksploitasi galian C yang menjadi penyebab ke rusakan jalan di Desa Padu Raksa Kecamatan STL Terawas Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatera Selatan. Kades Padu Raksa, Majeni membenarkan adanya kerusakan jalan akibat penambangan pasir didesanya. Dia juga membenarkan adanya pembelian mesin pompa penyedot pasur untuk Bumdes.

“Pembelian mesin sedot pasir untuk Bumdes itu memang ada, kerusakan jalan akibat penambangan pasir itu juga ada. Tetapi jalan rusak tersebut sudah ditimbun oleh mereka yakni pembeli pasir bersama pengelola Bumdes,” sampai nya.

Sampai saat ini menurut Majeni, tidak ada warga nya yang mengeluhkan atau protes terkait aktivitas tambang dan pembelian mesin penyedot pasir, katanya..

“Usaha tambng pasir oleh Bumdes ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jika ada masyarakat yang ingin merenovasi atau membangun rumah mereka ambil pasir itu gratis. Silahkan datang kelokasi, kalaupun usaha ini mau ditutup tidak masalah,” tantang nya.

Sementara menurut RL masyarakat Desa Padu Raksa mengatakan, gratis itu kalau masyarakat hanya mengambil “Satu atau Dua karung pasir, kalau pakai mobil bayar harga pasaran,” ketus nya.

“Bukan persoalan pasir dan jalan rusak akibat lalulalang nya mobil jenis Dump Truk bermuatan berat pengangkut hasil galian C saja yang saya dan masyarakat keluhkan. Prrsoalan transfaransi pengelolaan Bumdes juga kami pertanyakan,” katanya.

Kami menduga kepengurusan Bumdes dan pemasukan Bumdes tidak dikelola secara transfaran dan ada unsur KKN. Bayangkan saja, Ketua Bumdes adik iparnya Kades, Bendahara anak kandung Kades dan sampai saat ini masyarakat tidak tahu berapa hasil laporan ke uangan Bumdes dalam setiap tahunya,” kritis nya.

Masyarakat tidak pernah diberi tahu tentang usaha ini “boro-boro mau tahu soal laporan penghasilan desa. Mengenai rusak nya infrastruktur jalan akses menuju desa, Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan sudah pernah mengingatkan kepada warga dan Kades agar desa memasang portal untuk mencegah Truk bertonase tidak melewati jalan desa agar tidak cepat rusak dan dapat dinikmati warga. Namun, himbauan ini tidak di indahkan dan akibatnya jalan cepat rusak, ingat nya.

Menyikapi dugaan galian C ilegal atau penambagan pasir di Desa Padu Raksa,, Febri selaku aktivis Lingkungan Hidup saat diminta tanggapannya, ia mempertanyakan legalitas aktivitas dari tambang tersebut.

Menyikapi penambangan pasir menggunakan mesin, jika dilakukan secara berlebihan dan tidak diatur sangat berbahaya bagi lingkungan. Eksploitasi secara berlebih pada ambang yang ditentukan dapat menyebabkan erosi. Jika penambangan dilakukan sekitar wilayah jembatan, dikhawatirkan bisa membahayakan konstruksi jembatan. Selain itu penambangan menggunakan mesin juga bisa merusak kawasan konservasi, ulas Febri.

Sampai berita ini tayang, Camat STL Terawas dan DLH Musi Rawas belum dihubungi dan diminta keterangannya. (TIM)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Musi Rawas
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kades Beli Mesin Pasir, Untuk BUMDES Jalan Desa Rusak"