Gres Sely “Mediasi Harus Dilakukan Bupati Muratara dan Direktur PT Ahba”

Spread the love

Lubuklinggau – Sidang Gugatan Direksi PT Ahba Mulia di Pengadilan Negeri Lubuklinggau atas pembatalan sepihak oleh Pokja Pemilihan III Kabupaten Musi Rawas Utara kembali digelar. Pihak penggugat dihadiri kuasa hukum Gres Sely dan pihak tergugat Pokja III, Yogi CS didampingi Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) A Halim (Kasi Datun), Fery Junaidi (Kasi BB), Yuniar, Agrin, Rahmawati dan M Dedy dari Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Kamis (27/6).

Sidang gugatan PT Ahba belum memasuki pokok perkara, Hakim memerintahkan Kedua pihak untuk melakukan mediasi. Atas kesepakatan bersama, Hakim Ferdi memutuskan untuk menunda persidangan selama satu minggu sambil menunggu hasil sidang mediasi dari kedua pihak dengan menunjuk hakim sidang yang bersertifikat.

Dikatakan Gres Sely, sebelum sidang mediasi dimulai bahwa pihaknya sepakat menunjuk Ijal selaku panitera mediasi. Saat mediasi nanti penggugat tetap mengajukan gugatan sebelumnya yakni penggantian kerugian material dan immaterial.

“Kita tetap pada tuntutan awal, namun kita juga akan mempertimbangkan apa yang JPN sampaikan pada sidang mediasi nanti, ucap nya.

Kembali dikatakan Gres Sely, ada hal penting dari keputusan penunjukan mediator tadi yaitu mediasi harus dilakukan oleh pihak prinsifal langsung yakni antara Bupati dan Direktur PT Ahba, tegas nya.

Sementara Pemkab Muratara melalui Surat Keputusan Bupati Syarif Hidayat tertanggal 14 Juni 2019, menunjuk Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau selaku kuasa hukum Pemkab Muratara.

Dikatakan Kasi Datun, A Halim selaku kuasa hukum Pemkab Muratara mengatakan.

“Kita sudah sepakat dengan pihak penggugat menunjuk Ijal selaku panitera mediasi, hasil kesepakan ini berdasar tahapan hukum acara persidangan. Hasil kesepakatan ini akan segera kita sampaikan”, ujar nya.

Sambung Dia, kita tunggu saja proses mediasi yang akan dilakukan kedua belah pihak yakni antara Direktur PT Ahba dan Pemkab Muratara.

“Tidak mesti Bupati yang hadir, bisa saja Sekda, Kepala Dinas PU BM atau Ketua Pokja”, sebut Halim.

Diwaktu yang sama, saat diminta tanggapannya terkait gugatan PT Ahba dan Penunjukan JPN selaku kuasa hukum. Yogi mengatakan,

“Silahkan langsung ke JPN selaku kuasa hukum, saya diperintahkan untuk “silent”, cakap Yogi. (AC)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gres Sely “Mediasi Harus Dilakukan Bupati Muratara dan Direktur PT Ahba”"