“Evalusi Gubernur VS Perbup” 1,4Milyar Insentif Kader PPKBD Musirawas

Spread the love

Musirawas – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Musi Rawas (Mura) ditahun 2019 mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK + APBD) sebesar Rp 1,4 Milyar. Dua aliran dana ini untuk belanja Jasa tenaga kerja atau tenaga lainya, yang tercantum dalam Kegiatan peningkatan kinerja petugas lapangan dan IMP (Insutitusi Masyarakat Perdesaan).

Kepala Dinas PP&KB Musi Rawas melalui Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan dan Pengerak (PP) yang sekaligus merangkap PPTK, Ahmad Sutomi, mengatakan Pembayaran insentif IMP tergantung ketersediaan anggaran di Dinas PP&KB.

“Pembayaran insentif bisa 3 sampai 4 kali selama satu tahun dan langsung ditransfer ke rekening masing – masing petugas lapangan melalui BANK BRI,” katanya.

Dijelaskan Bustomi, Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) atau PPKBD adalah kader yang secara sukarela berperan melaksanakan/mengelola program Keluarga Berencana (KB) di tingkat desa/kelurahan.

“Jumlah PPKBD Mura 398 orang (PPKBD berjumlah 199 dan Sub PPKBD 199). Sementara untuk SK mereka adalah SK Kepala Dinas, untuk rekrut kader berasal dari usulan petugas KB dan sebagian diusul Kades,” terang nya.

Lanjutnya, tugas kader (R1) merupakan perpanjangan petugas KB Lapangan untuk mendata pasangan usia subur di pedesaan ditiap bulan nya. IMP berkantor di rumah masing-masing dan
Laporan ditujukan kebalai KB, ungkapnya.

“Jadi untuk insentif IMP tidak ada masalah, Rp. 300.000/orang langsung dikirim kerekening masing-masing kader”, tegasnya, Jum’at (28/2).

Didalam Peraturan Bupati (Perbub) Musi Rawas, nomor : 15 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Musi Rawas nomor: 107 tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Musi Rawas, menyebutkan Dinas PP&KB Musi Rawas ditahun 2019 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK + APBD) telah mengalokasikan dana sekitar Rp 1,4 milyar untuk belanja Jasa tenaga kerja atau tenaga lainya, yang tercantum dalam Kegiatan peningkatan kinerja petugas lapangan dan IMP (Insutitusi Masyarakat Perdesaan).

Dari data yang dihimpun, ditahun yang sama melalui Penyediaan Jasa Pendukung Administrasi Perkantoran. Dinas PP&KB Musi Rawas menganggarkan dana sebesar Rp.854 juta diperuntukan untuk Belanja Jasa Tenaga Kerja atau Tenaga Lainya.

Sementara, dalam Evaluasi Gubernur Sumatera Selatan, dengan Surat Keputusan (SK) Nomor: 451/KPTS/BPKAD/2019, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Perubahan APBD dan Peraturan Bupati (Perbub) tentang Penjabaran Perubahan APBD Musi Rawas tahun anggaran 2019. Dalam Keputusan itu menyatakan bahwa Penganggaran belanja Jasa tenaga kerja lainya, seharusnya tidak diperkenankan dianggarkan pada setiap kegiatan, selain pada Penyediaan jasa pendukung administrasi teknis perkantoran.

Terkait persoalan ini, Kepala Dinas PP&KB Musi Rawas, Supardiyono, sudah 3X tidak bersedia untuk di Wawancarai. Melalui pesan stafnya “pak Kadis dirinya tidak bisa diganggu, silahkan ke Kabid Keluarga Berencana (KB),” ujar staf menyampaikan pesan kepada awak media. (Camiel)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Musi Rawas
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "“Evalusi Gubernur VS Perbup” 1,4Milyar Insentif Kader PPKBD Musirawas"