Diperiksa Kasus ALKES dan IPAL “Lismaini Bungkam”

0 58
Spread the love

Muratara – Srd

Kejari kian gencar bidik Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara, pasalnya kasus ini sejak Sejak awal 2018 sangat masiv beredar di media online tetapi belum ditanggapi oleh pihak aparat penegak hukum karena tidak ada laporan atau ada oknum yang kuat mem back-up persoalan ini. Kamis (16/5).

Awal 2019 lalu laporan masuk ke APH namun belum ada tindakan, karena tidak ada tindak lanjutnya maka kembali dimasukkan laporan mempertanyakan terkait kasus ini.

Rabu, 15/5/2019 sekitar pukul 10 pagi hingga pukul 15 : 00 WIB, Lismaini selaku PPK pada Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara untuk Rumah Sakit Umum Daerah Rupit datang memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Laporan dugaan kasus Mark-up ini sepertinya berlanjut dan terindikasi kuat adanya penyimpangan dari pihak pengelola anggaran. Menurut Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Muhammad M. Iqbal membenarkan bahwa kedatangan Lismaini terkait adanya laporan penyelewengan pengadaan Alat Kesehatan dan IPAL di Rumah Sakit Umum Daerah RUPIT.

“Sengaja Lismaini kita panggil untuk diminta keterangannya terkait pengadaan ALKES dan IPAL yang laporannya sudah masuk ke Penyidik Kejari,” kata Iqbal.

Sementara, Lismaini saat dihubungi melalui pesan singkat terkait pemanggilan dirinya oleh pihak Kejari tidak ingin berkomentar alias bungkam. (AC)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Musi Rawas Utara, Uncategorized
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diperiksa Kasus ALKES dan IPAL “Lismaini Bungkam”"