Diduga Aniaya Siswa, JPKP Bakal Lapor Kepsek SMPN Bangun Rejo Ke Polres Mura

Spread the love

Musi Rawas – Lembaga Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (DPD JPKP) Kabupaten Musi Rawas serius melakukan pendampingan dugaan penganiayaan terhadap siswa, HAL yang dilakukan oleh WDD oknum Kepala SMPN Bangun Rejo Kecamatan Suka Karya Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan. Sabtu (31/8).

Dugaan penganiayaan ini berawal dari seorang siswa yang ingin keluar halaman sekolah melewati pagar kawat berduri dan terlihat atau diketahui oleh Kepala Sekolah, Selasa (20/8/2019).

Atas peristiwa tersebut, HAL dianggap oleh oknum Kepala Sekolah, WDD, telah merusak fasilitas sekolah. Tidak hanya tuduhan dugaan merusak fasilitas sekolah, WDD juga diduga melakukan penganiayaan dengan mencenkeram, mencekik leher dan menampar bagian pipi kanan ADL.

Atas peristiwa dugaan penganiayaan tersebut, HAL mengalami sakit pada bagian pipi dan leher. Rabu, (21/8) pihak keluarga membawa HAL ke tempat Praktek Kesehatan (Mantri) di Desa Bangun Rejo karena HAL masih merasakan sakit pada pipi dan lehernya. Hingga saat ini HAL mengalami trauma mental dan tidak ingin masuk sekolah.

Atas peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepsek, Pihak keluarga korban didampingi DPD JPKP akan segera membawa persoalan dugaan penganiayaan ini ke aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Musi Rawas.

Ketua DPD JPKP Musi Rawas, Sancik melalui anggotanya Firman Setiawan mengatakan, persoalan ini akan kami bawa kerana hukum dan segera akan kami laporkan ke pihak Polres Musi Rawas.

“Kami DPD JPKP mendesak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yakni Bupati Musi Rawas untuk segera mencopot jabatan Kepala Sekolah oknum WDD dari jabatannya”, sampai Firman.

Laporan yang ingin kami sampaikan sebagai bentuk peringatan kepada Kepala Sekolah atau guru guru lainnya untuk tidak melakukan tindakan diluar batas sebagai seorang pendidik.

“Tugas Kepsek atau pun guru adalah memberikan pendidikan yang baik kepada siswa siswanya, bukannya main pukul yang menyebabkan trauma mental bagi siswa sehingga takut untuk sekolah”, ujarnya.

DPD JPKP juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Musi Rawas untuk selalu melakukan pengawasan terhadap para Kepala Sekolah yang memiliki tempra mental sehingga peristiwa penganiayaan ini tidak terjadi lagi kepada siswa siswi lainnya, tutup Firman. (Camiel)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, Musi Rawas
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diduga Aniaya Siswa, JPKP Bakal Lapor Kepsek SMPN Bangun Rejo Ke Polres Mura"