DibataLkan Menang Lelang, PT Ahba Mulia Lapor Pokja 3 Ke-LKBP

Spread the love

Srd.net – MURATARA

Direksi PT Ahba Mulia, melayangkan surat pengaduan yang ditujukan ke Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKBP) di Jakarta, karena merasa dirugikan atas pembatalan sepihak oleh Pokja Pemilihan III, dalam pekerjaan pemeliharaan berkala jalan Simpang Biaro – Bingin Teluk, Kecamatan Karang Dapo dan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muaratara), Provinsi Sumatera Selatan. Jum’at (19/04/2019).

Dalam Surat bernomor 045/AM/IV/2019 tersebut dijelaskan, isi pengaduan tentang pelanggaran terhadap proses pelelangan pemeliharaan berkala jalan simpang Biaro – Bingin Teluk menggunakan anggaran bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler-jalan, telah membatalkan secara sepihak PT Ahba Mulia selaku pemenang lelang, oleh Pokja pemeliharaan III.

Menurut jadwal lelang sebelumnya PT Ahba Mulia telah dinyatakan sebagai pemenang lelang berdasarkan Pengumunan Penetapan Pemenang Lelang yang diterima di inbox aplikasi SPSE, tertanggal 09 April 2019 pukul 18:17, dan sudah mengikuti tahapan proses lelang sebagaimana mestinya yang telah diatur dalam peraturan presiden Nomor. 16 tahun 2018, namun melalui inbox aplikasi SPSE pada saat proses pelelangan berlangsung yang diterima pada tanggal 16 April 2019 pukul 14:16 wib, dengan kode paket 1178675, diumumkan tentang Pembatalan Lelang.

Menyikapi Pengumuman Pembatalan Lelang tersebut, direksi PT Ahba Mulia menilai Pokja pemeliharaan III telah melanggar Perpres, membatalkan pelelangan secara sepihak karena diduga mendapat tekanan dari oknum PPK, serta indikasi terdapat persekongkolan dengan menerima imbalan uang senilai lebih kurang satu persen dari nilai pelelangan untuk memenangkan penyedia tertentu, dan sanggahan yang dinyatakan benar atau diterima oleh Pokja Pemilihan III tidak disampaikan kepada pemenang lelang.

Selaku rekanan yang telah dinyatakan sebagai pemenang dirugikan atas tindakan oknum pokja, mengharapkan kasus pelelangan yang menyimpang dari peraturan dan menyalagunakan kewenangan ini, mendapatkan fasilitas dari pihak LKBP untuk memproses dan memberikan sanksi atas kecurangan yang dialami dalam proses pelelangan, dan mendapatkan haknya agar tetap PT Ahba Mulia yang menjadi Pemenang Lelang, serta mengkaji ulang atau mencabut Sertifikat Kompetensi Direksi Terkait dalam pelelangan pekerjaan ini.

Vidi Maradona selaku Direktur tersebut, meminta kepada LKBP mengawasi secara khusus proses pelelangan proyek di Kabupaten Musi Rawas Utara, agar transparan dan tidak berpihak, surat yang ditembuskan ke Divisi Pengaduan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polda Sumsel, Kejaksaan tinggi Sumatera Selatan, Kejaksaan Negeri Kota Lubuklinggau, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), PA/KPA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, PPK Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Inspektur Kabupaten Musi Rawas Utara selaku APIP, berharap besar agar mendapatkan keadilan serta akan menjadi dasar peradilan kepada instansi terkait, untuk ditindak lanjuti sebagaimana mestinya. (Tim)

Bagikan :
Kategori: Uncategorized
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DibataLkan Menang Lelang, PT Ahba Mulia Lapor Pokja 3 Ke-LKBP"