Bupati-Bappeda Mura Study Tiru Atau Melancong Ke Belanda

0 144
Spread the love

SRD – Musirawas –

Study Tiru, Jumat (14/9/2018) itu yang di katakan Plt. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Zuhri Syawal saat mendampingi Bupati Musirawas H. Hendra Gunawan ke Eropa bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Senin (17/9).

 

Di temui di kantornya sehabis memimpin rapat dijelaskan oleh Bupati Musirawas bahwa perihal keberangkatannya ke Eropa karena dirinya tergabung dalam APKASI. Bupati H. Hendra Gunawan mengatakan.

 

“Keberangkatan saya ke Eropa karena tergabung di dalam APKASI dan di kesempatan itu juga kita promosikan potensi produk Daerah Musirawas. Lebih detil silakan tanya sama Kepala Bapeda”, titahnya.

 

Dikesempatan yang berbeda, saat ditanya kepada Plt. Kepala Bappeda perihal anggaran yang digunakan untuk lawatan ke Belanda apakah sudah ada perjanjian kerjasama? Apakah hasil kunjungan sudah dapat direplikasi dalam kebijakan program daerah ? Dan apakah kunjungan itu sifatnya urgen dan mendesak ?

 

Zuhri Syawal mengatakan bahwa keberangkatannya ke Eropa bersama Bupati hanya Study Tiru sekaligus fromosi potensi dan produk daerah. Lawatan ini sifatnya tidak mendesak tetapi di sana kita lihat ada peluang untuk memperkenalkan produk dan potensi daerah.

 

“Kesempatan ini kita manfaatkan sebagai rintisan awal. Nantinya kita berharap dapat menjalin kerjasama dengan pihak luar negeri”, ucapnya.

 

Lanjut Dia, banyak ilmu yang dapat kita ambil dan pelajari dari sana. Ada budaya yang bisa kita tiru seperti budaya bersepeda yang dilakukan masyarakat di sana, kemudian bagaimana mereka memanfaatkan iklim geografis dan cuacanya yang ekstrim dapat mereka jadikan energi listrik, ceritanya.

 

Sambung Dia, mengenai perjanjian kerjasama dengan pihak luar negeri belum dilakukan Pemerintah Kabupaten Musirawas.

 

“Sampai saat ini belum ada perjanjian kerjasama dan untuk anggaran perjalanan ke luar negeri ada dari Bappeda dan Sekretariat” ungkapnya.

 

Kembali Dia mengatakan, pada intinya kunjungan ini ada pelajaran yang dapat diambil. Bagaimana mereka mampu mengubah kelemahan daerahnya menjadi suatu kekuatan daerah. Belanda itu daerah rawan badai dan memiliki kondisi angin yang kencang hanya dengan kincir angin ternyata dapat menjadi sumber energi listrik.

 

Terlepas dari itu semua, menurut Taufik Gonda, masyarakat berhak mengetahui hasil kunjungannya ke Negara Eropa tersebut. Semestinya hasil kunjungan ini disampaikan ke publik untuk menghindar asumsi dan kecurigaan masyarakat.

 

“Negara Belanda itu salah satu tempat wisata favorit, banyak turis Indonesia yang melancong ke sana. Selain itu, banyak juga aktivitas menyenangkan ala masyarakat lokal di Belanda yang membuat kita terpesona”, sindirnya. (Camiel)

Bagikan :
Kategori: Uncategorized
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bupati-Bappeda Mura Study Tiru Atau Melancong Ke Belanda"