Buku Rekening “Bansos” Di Simpan Pihak Bank Sumsel Babel

Spread the love

MUSI RAWAS – Berjumlah, 154 buku rekening penerima dana “Bansos” atau Bantuan Sosial dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, di Simpan oleh pihak Bank Sumsel Babel cabang Muara Beliti.

Pemerintah Pusat, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 telah memberikan dana bantuan ke Pemerintah Musi Rawas untuk disalurkan kepada Masyarakat sebanyak 154 Orang dengan total dana senilai Rp 2,6 milyar, dengan teknis dana tersebut langsung ditransfer pihak Bank Sumsel Babel ke rekening masing – masing nama penerima yang bertangunggjawab.

Menurut, Abu Hanifah, selaku Kepala Bidang atau Kabid Perumahan di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Musi Rawas, mengatakan. Dana itu langsung diambil dan dikelolah oleh Masyarakat itu sendiri didampingi oleh Fasilitator atau Konsultan dan langsung dibelanjakan bahan material bangunan untuk Rehab rumah.

Lanjut dia, sesuai Aturan dan Petunjuk dari Kementerian Pusat, bahwa.”154 buku rekening, penerima Bansos. Akuinya, dipegang dan disimpan oleh pihak Bank Sumsel Babel cabang Muara Beliti”, dan bila sudah di Validasi maka semua buku itu ditarik kembali oleh Fasilitator untuk diserahkan ke masing – masing penerima.”Itu sudah, face to face antara Fasilitator dengan pihak Bank Sumsel Babel”, katanya.

Kerjasama Dinas Perkim Musi Rawas, dengan Bank Sumsel Babel itu sesuai bentuk Komitmen Bupati Musi Rawas, sehingga. “Setiap pembuatan buku rekening, pihak Bank Sumsel mengenakan biaya administrasi kepada Penerima bansos per orang Rp.20 Ribu”, ujar Abu Hanifah, yang juga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kegiatan tersebut.

Keterlibatan Dinas Perkim Musi Rawas, Hanya sebatas teknis, mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) atas usulkan Kepala Desa (Kades) untuk diserahkan ke Kementerian Pusat melalui Online.

Sedangkan, Froposal bantuan, Surat Pernyataan dan Dokumen RAB (Rencana Anggaran Biaya) itu dibuat oleh Fasilitator, begitu juga dengan.
“Buku rekening bansos, dibuat oleh Fasilitator”, maklum masih banyak Masyarakat awam, jelas Abu Hanifah, Senin (27/1).

Sebelumnya, disampaikan beberapa Masyarakat yang namanya tercatat sebagai penerima dana bansos, diantaranya. Sugiman dan Sunarto, yang beralamat di Desa Mulyo Sari, Kecamatan Megang Sakti mengungkapkan. Biaya pembuatan untuk membuka rekening Bank Sumsel Babel, saat itu Kami dipungut biaya Rp.50 Ribu.

“Kami, sewaktu membuka rekening tidak di ikut sertakan dan sampai saat ini tidak pernah melihat buku tersebut, apalagi soal nominal dana kami tidak diberitahu”, Bantuan yang langsung kami terima berupa material bangunan dari Perangkat Desa untuk rehab rumah. Begitu juga diceritakan keluarga Istina, Penerima di Desa Trikarya, Kecamatan Purwodadi.”Dirinya, tidak mengetahui soal adanya bantuan dana melalui transfer Bank Sumsel Babel, sebab dia tidak pernah diberitahu begitu juga soal pembukaan rekening”. (TIM)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Buku Rekening “Bansos” Di Simpan Pihak Bank Sumsel Babel"