Biaya Review DED Ratusan Juta, Siapa Yang Untung?

0 111
Spread the love

Lubuklinggau – Kepala Bidang Cipta Karya (Kabid CK), Ihwan menyebutkan biaya untuk review Detail Engineering Design (DED) Kantor Gedung Walikota senilai 100 juta rupiah. Review DED dilakukan untuk menambah arsitektur ruang pameran di lantai bawah (lantai 1). Selasa (16/7).

Kepala Dinas PU TR, Asril maupun Kabid CK, Ikwan tidak menjelaskan perubahan tersebut atas permintaan siapa. Ikwan hanya menyampaikan inisiasi review DED itu atas usulan Dinas PU TR.

“Kita ada review design, jadi ada beberapa item yang kita bongkar. dikarenakan kita ingin nanti nya memfungsikan ruang bawah (lantai 1) ini menjadi ruang pameran,” Ungkap Ihwan.

Melihat kondisi gedung kantor saat ini, tampak tangga naik ke lantai dua (2) dijebol atau dihancurkan, hanya bersisa kerangka besi lantai.

Berbanding dengan apa yang disampaikan Kabid CK, review DED tersebut tidak merubah keseluruhan bentuk bangunan, hanya beberapa item interior dan arsitekturual nya saja.

“Untuk tangga lantai yang dihancurkan hanya keramik lantai dan akan diganti dengan karpet,” sebutnya.

Sambungnya, review DED dikarenakan adanya dinamika perjalanan di pembangunan gedung yang telah berjalan selama 5 tahun.

“jadi begini, disaat sesuatu yang kita inginkan itu lebih, maka mau tidak mau ada sesuatu yang harus sisihkan. Kita tidak bisa mengkalkulasi untung dan rugi intuk mencapai keinginan kita sekarang. Ini dinamika yang kita maksud berjalan selama 5 tahun, mau tidak mau ada yang dikorbankan,” Jelasnya.

Disisi lain, Andi Lala tetap mengkritisi kebijakan Dinas PU TR,

“Terlihat tangga dan lantai hanya tinggal rangka besi, berarti strukturnya sudah berubah. Jadi karpetnya mau dipasang dimana,” bantah Andy.

Lanjut Andy, kalau bukan pemborosan, apa namanya atau ini memang sengaja dilakukan untuk menambah atau menghilangkan volume pekerjaan. Siapa yang untung dari review DED, tutupnya. (TIM)

Bagikan :
Kategori: Kabar Daerah, LubuklinggauTag:
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Biaya Review DED Ratusan Juta, Siapa Yang Untung?"