Aroma Pungli Disdik Mura “Dimana Saber Pungli”

0 19
Spread the love

MUSI RAWAS – Suararakyatdaerah.net

Diklat Penguat Kepala Sekolah tahun 2019 di Kabupaten Musi Rawas mulai dari Kepalah Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaksanakan di hotel Hakmaz Kota Lubuklinggau terindikasi adanya pungli (Pungutan Liar) oleh oknum Dikdis. Kamis (14/3).

Kegiatan diklat dilaksanakan dan diperuntukkan untuk seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP di Kab Mura, khususnya bagi Kepsek yang belum memiliki sertifikat kepala sekolah yang saat ini sedang menduduki jabatan

Aroma pungli pada kegiatan ini kental terasa dan diduga dilakukan oleh Rifa’i selaku PPTK. Kebutuhan guru untuk memperoleh sertifikat ini diduga dimanfaatkan oleh oknum di Disdik Mura untuk memperkaya diri dan golongannya. Sedangkan untuk kegiatan diklat ini sendiri sudah di anggarkan melalui APBD sebesar 700 juta.

Tetapi pada kenyataannya dari informasi yang didapat, diduga setiap Kepsek yang mengikuti diklat (lebih 300 Kepsek) dipungut uang sebesar 3 juta/orang oleh oknum PPTK. Tidak hanya pungli yang dilakukan, ada juga indikasi pengurangan waktu pelaksanaan kegiatan yakni dari 8 Minggu menjadi 4 Minggu.

Diketahui, Sertifikat Calon Kepala Sekolah adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru bahwa yang bersangkutan telah memenuhi kualifikasi dan kompetensi untuk mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) yang ada di Disdik dan namanya tidak mau di publikasikan membenarkan kalau Kepsek yang mengikuti diklat diminta untuk membayar.

“Saya kaget, saat itu kami mengundang Kepsek untuk rapat tetapi tidak bisa karena bertepatan waktu dengan diklat,” ujarnya.

Dari keterangan yang didapat, Kabid menyebutkan masing-masing Kepsek diminta uang 2,5 juta sampai dengan 3 juta.

“Bayangkan saja Kepsek yang belum mengikuti diklat ada sekitar lebih dari 300 orang,” sebutnya.

Dari perspektif berbeda, menurut aktivis pengamat anggaran pendidikan APBD di Musi Rawas, TFG mengungkapkan analisanya, bahwa dengan adanya aturan Kemendikbud dan cara memperoleh sertifikat menjadi sarana bagi oknum tertentu untuk mencari celah untuk melakukan pungli bagi Kepsek yang belum memiliki sertifikat.

“Sertifikat itu kan bukti formal dan syarat untuk mendapat tugas tambahan/menduduki jabatan menjadi Kepala Sekolah,” cakap TFG.

Lanjutnya, kita tahu saat ini banyak Kepsek di Musi Rawas yang belum memiliki sertifikat tersebut. Maka celah inilah yang mereka pakai untuk mencari keuntungan pribadi dan golongan dengan alasan yang biasanya dibuat-buat.

“Saya yakin oknum PPTK tidak sendiri melakukan pungli ini. Ada tekanan dan tangan kuat yang mendorongnya untuk melakukan pungli. Bisa jadi atasannya atau orang yang memiliki pengaruh dalam artian orang yang ada diluar Disdik (SKPD lain yang memiliki pengaruh), duganya.

Lebih jauh, garis besar analisanya bahwa penarikan dana berdasarkan inisiasi oknum pejabat Diknas merupakan indikasi ada suatu pemaksaan bagi kepala sekolah.

“artinya penarikan dana tidak memiliki dasar hukum, sebab dalam kegiatan itu sudah dianggarkan dana melalui APBD Dinas terkait “

Ada potensi perbuatan yang bertentangan dengan hukum secara pskilogis kegiatan itu wajib diikuti oleh Kepsek tapi diminta menyetor sejumlah uang. ini aneh, semestinya anggarannya saja yang di tambah, dan tidak memungut dari Kepala Sekolah.

“kalau belum ada kemampuan anggaran mengapa kegiatan itu dipaksakan untuk dilaksanakan,” ujarnya.

Tambah TFG, selain Dinas Pendidikan ada Dinas lain memiliki kegiatan yang hampir sama dan terus kita pantau. Kegiatan yang sifatnya diklat dan uji kompetensi sangat rawan pungli.

“Kita minta Satgas Sapu Bersi Pungli Kab Mura segera melakukan tindakan. Jangan hanya slogan dan banner saja yang dipampang di setiap kantor dinas,” pungkasnya. (AC)

Bagikan :
Kategori: Kabar DaerahTag:
author
Media independent yang menyajikan berita-berita terkini melalui media online yang sesuai fakta dan berintegritas. Berita - berita unggulan untuk menjadi konsumsi masyarakat Indonesia .
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Aroma Pungli Disdik Mura “Dimana Saber Pungli”"